Kajian Pemasaran Ikan Patin Asap di Kabupaten Bogor Jawa Barat (Studi Kasus Animo Masyarakat Kabupaten Bogor Terhadap Konsumsi Produk Ikan Patin Asap)

Suratman Suratman
Sobariah Sobariah

Abstract

Kajian pemasaran ikan patin asap di Kabupaten Bogor Jawa Barat studi Kasus Animo Masyarakat Kabupaten Bogor terhadap Konsumsi Produk Ikan Patin Asap gambaran tentang konsumen yang sering mengubah – ubah keinginan dan implikasi– implikasi penting dalam keputusan pemasaran, dewasa ini lingkungan pemasaran disadari atau tidak oleh pelaku pasar/bisnis cendrung berubah lebih cepat dan kompleks dibandingkan beberapa dasawarsa sebelumnya. Kondisi ini bisa dipahami karena dunia bisnis selalu berubah secara dinamis sehingga pemasar perlu berada dalam jarak yang dekat dengan konsumen dan mengetahui tingkah laku konsumen yang dilayani. Keadaan ini juga dimotori oleh adanya globalisasi perdagangan dan perkembangan teknologi yang menjadi faktor gerak. Faktor perilaku konsumen dalam mengkonsumsi barang kebutuhan sehari-hari semakin cenderung bervariasi dan berubah dengan cepat. Konsumen dapat dengan mudah beralih ke sumber protein yang diinginkan karena tawaran produk yang semakin banyak, yang tidak hanya berasal dari suatu sumber protein hewani yang bersaing dalam segi harga, kualitas dan kuantitas. Manajer perlu memiliki kemampuan untuk melihat lebih dulu sebelum melangkah atau “look before you leap†Mengkaji pengaruh motivasi konsumen secara individu terhadap daya beli dan konsumsi ikan patina asap di kabupaten Bogor, dengan menganalisis marjin tataniaga dalam penyebarannya pada setiap lembaga perantara yang terlibat pada sistem pemasaran yang dilakukan. Namun perilaku konsumen dapat dimengerti, walau tidak sempurna, maka melalui penelitian ini tetap diusahakan dan didesain yang digunakan dengan tepat dapat menurunkan risiko kegagalan pemasaran secara berarti. Perilaku konsumen yang mempengaruhi indikator dari profitabilitas usaha yaitu investasi usaha berdasarkan data statistik yang diperoleh dari hasil penelitian hanya motivasi yang menunjukkan tingkat signifikan pada taraf nyata 0.1 dengan tingkat kepercayaan 99 %, sedangkan persepsi, gaya hidup dan kelas social menunjukkan ketidak signifikanannya terhadap indikator profitabilitas usaha, namun pada dasarnya dari hasil penelitian ini dapat diambil beberapa kesimpulan sebagai berikut: Terdapat pengaruh positif (signifikan) dari perilaku konsumen sebagai indevenden variabel secara individu terhadap jumlah penjualan ikan patina sap di kab, Bogor keempat indikator tersebut saling menunjang dan terkait erat dalam mempengaruhi profitabilitas pejualan ikan patin asap di kab. Bogor

Keywords

pemasaran; patin asap; konsumsi produk

Full Text:

PDF

References

Arnold, HJ. And D.C. Feldman, 1987. Organization Behavior. Mc. Craw-Heill Book Company, New York.

Engel F. James l, Roger D. Blackwell & Paul W. Miniard, 1995. Perilaku Konsumen. Jilid 1 – 2. Binarupa Aksara, Jakarta Indonesia.

Hanafi A. 1986. Memasyarakatkan Ideide Baru. Usaha Nasional, Surabaya.

Hersey P. And Ken Blanchard, 1985. Manajemen Perilaku Organisasi Pendayagunaan Sumberdaya Manusia. Penerbit Erlangga, Jakarta.

Istijanto,2005. Aplikasi Praktis Riset Pemasaran.PT.Gramedia Pustaka Umum, Jakarta.

Santoso S. 2000. SPSS Mengolah Data Statistik Secara Profesional. Pustaka Sinar Harapan, Jakarta. Singariumbun M. Dan S. Effendi, 1989. Metode Penelitian Survei, LP3ES Jakarta.

Slamet M. 2003. Membentuk Pola Pikir Manusia Pembangunan. IPB Press Bogor.

Wahjosumidjo, 1987. Kepemimpinan dan Motivasi. Ghalia Indonesia, Jakarta.

Wasrob N & Ida Nuraeni.2006. Manajemen Agribisnis. Universitas Terbuka Diknas Jakarta (modul 1 – 9).

Zanden J. W. V, 1984. Social Psycology. Randow House Inc Ohio State University.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.