Identifikasi Potensi Perikanan di Kecamatan Parigi Kabupaten Pangandaran Provinsi Jawa Barat

Yeni Nurpajri
Ganjar Wiryati
Ade Sunaryo

Abstract

Identifikasi potensi suatu wilayah merupakan salah satu kegiatan untuk menggali data dan informasi yang dilakukan secara partisipatif. Sektor kelautan dan perikanan paling banyak melibatkan masyarakat pada setiap kegiatannya sehingga menjadi salah satu sumber pertumbuhan ekonomi baru dalam rangka meningkatkan pendapatan masyarakat. Potensi perikanan tersebar diberbagai daerah termasuk Kecamatan Parigi. Kecamatan Parigi merupakan salah satu kecamatan yang berada di Kabupaten Pangandaran yang memilki desa sebanyak 10 desa. Potensi dalam bidang perikananan yang ada di Kecamatan Parigi yaitu budidaya, pengolahan dan penangkapan ikan, karena sebagian besar wilayahnya merupakan wilayah pesisir. Kecamatan Parigi memiliki jumlah RTP sebanyak 294 dan nelayan mendominasi jumlah RTP. Teknologi yang digunakan dalam semua bidang RTP yaitu tradisional, baik budidaya, pengolahan maupun penangkapan. Tujuan penelitian adalah mengumpulkan, mengolah serta menyusun data identifikasi potensi perikanan yang ada di Kecamatan Parigi. Lokasi penelitian dilaksanakan di Kecamatan Parigi pada tanggal 1-30 November 2018. Data yang dikumpulkan yaitu berupa data sekunder dan data primer, dengan menggunakan metode wawancara, kuisioner dengan observasi langsung ke lapangan. Dari 10 desa yang memiliki potensi perikanan tertinggi yaitu 5 desa yang dikembangkan dalam bidang budidaya, pengolahan serta penangkapan ikan.

Keywords

Kecamatan Parigi; perikanan; potensi; RTP

Full Text:

PDF

References

Adawyah, Rabiatul. 2007. Pengolahan dan pengawetan ikan. Bumi Aksara.

Agustini, Tri Winarni dan Fronthea Swastawati. 2003. “Pemanfaatan Hasil Perikanan Sebagai Produk Bernilai Tambah (Value-Added) dalam Upaya Penganekaragaman Pangan.” Jurnal. Teknol. dan Industri Pangan, XIV(1):74–81.

Amanah, Siti. 2003. “Perencanaan Program Penyuluhan Perikanan di Desa Anturan, Buleleng, Bali.” Buletin Ekonomi Perikanan 5(1):1–20.

Andriyanto, Willy Nofian dan Muhammad Septyan. 2013. “Manajemen Budidaya Ikan Lele Dumbo (Clarias gariepinus) di Kampung Lele, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah.” Media Akuakultur 8(1):63–72.

Anjani, Putu Widya. 2018. “Pengaruh Usia , Pengalaman Kerja , Tingkat Pendidikan , dan Kompleksitas Tugas terhadap Efektivitas Pengguna Sistem Informasi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana ( Unud ), Bali , Indonesia Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Uday.” E-Jurnal Akuntansi Universitas Udayana 22(3):2430–57.

BPS. 2018a. Kabupaten Pangandaran Dalam Angka 2018. Pangandaran (ID): Badan Pusat Statistik Pangandaran.

BPS. 2018b. Kecamatan Parigi Dalam Angka 2018. Pangandaran (ID): Badan Pusat Statistik Pangandaran.

Firdaus, Muhammad. 2009. Manajemen Agribisnis. Bumi Aksara.

Khairuman dan Khairul Amri. 2003. Budidaya Ikan Nila Secara Intensif. Depok (ID): Agromedia Pustaka.

Laksana, Fajar. 2008. Agribisnis Perikanan. Jakarta (ID): Penebar Swadaya.

Nurani, Tri W., Rama P. S. Murdaniel, dan Muklis H. Harahap. 2013. “Upaya Penanganan Mutu Ikan Tuna Segar Hasil Tangkapan Kapal Tuna Longline untuk Tujuan Ekspor.” Marine Fisheries 4(2):153–62.

Praptokardiyo, Kardiyo dan Willem Muskitta. 2012. Manajemen Produksi Operasi Budidaya Perairan. Bogor (ID).

Rahardi, F., K. Regina, dan Nazaruddin. 2008. Agribisnis Perikanan. Jakarta (ID): Penebar Swadaya.

Riansyah, Angga, Agus Supriadi, dan Rodiana Nopianti. 2013. “Pengaruh Perbedaan Suhu dan Waktu Pengeringan Terhadap Karakteristik Ikan Asin Sepat Siam (Trichogaster pectoralis) dengan Menggunakan Oven.” Jurnal FishtecH 2(1):53–68.

Suparta, Nyoman. 2003. “Penyuluhan sistem agribisnis suatu pendekatan holistik.” SOCA (Socio-Economic Of Agriculturre And Agribusiness) 3(2):1–16.

Warsito. 2018. “Adopsi Teknologi Budidaya Ikan Nila di Desa Padang Jaya Kecamatan Padang Jaya Kabupaten Bengkulu Utara.” Bengkulu.

Yulianto, Eko Sulkhani, Budhi Hascaryo Iskandar, Fis Purwangka, dan Wazir Mawardi. 2013. “Desain Perahu Fiberglass Bantuan LPPM IPB di Desa Cikahuripan , Kecamatan Cisolok , Sukabumi.” Buletin PSP 21(1):31–50.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.