Identifikasi Potensi Perikanan di Kecamatan Sindangkasih Kabupaten Ciamis Provinsi Jawa Barat

Santi Novita Sari
Tatty Yuniarti - ORCID ORCID
Syarif Syamsuddin ORCID

Abstract

Kabupaten Ciamis, Provinsi Jawa Barat memiliki potensi perikanan yang cukup besar. Salah satunya adalah Kecamatan Sindangkasih. Penelitian bertujuan untuk mengidentifikasi potensi perikanan meliputi SDA, SDM, kondisi perikanan dan potensi perikanan di Kecamatan Sindangkasih Kabupaten Ciamis Provinsi Jawa Barat. Penelitian menggunakan metode deskriptif dan metode survei. Metode analisis deskriptif ini digunakan untuk data kualitatif yang disajikan dalam bentuk uraian dan tabulasi sederhana seperti tabel, diagram, grafik. Hasil dari penelitian ini yaitu potensi wilayah di Kecamatan Sindangkasih kondisi geografisnya bervariasi dari antara datar hingga bergelombang, ketinggian yang berbeda – beda setiap desa yang ada di Kecamatan Sindangkasih serta memiliki luas lahan yang berbeda- beda dari luas lahan 1,69 ha hingga luas yang paling besar yaitu 6,03 ha. Kecamatan Sindangkasih memilki luas lahan potensial perikanan sebesar 162,83 ha dan lahan aktual perikanan sebesar 147,30 ha. Lahan nyang berpotensi dikembangkan sebagai sebagai usaha budidaya Ikan Gurame adalah lahan pekarangan rumah dan lahan persawahan yang dialih fungsikan sebagai lahan budidaya Jumlah penduduk di Kecamatan Sindangkasih sebanyak 46.734 jiwa. Sebanyak 3.002 jiwa penduduk di Kecamatan Sindangkasih memiliki usaha di bidang perikanan Penduduk yang Sarana dan prasaran sebagai penunjang kegiatan budidaya sudah cukup terpenuhi oleh pemerintah Kecamatan Sindangkasih. Kesimpulan dari penelitian ini adalah luas lahan perikanan yang berpotensi dan dukungan pemerintah yang sudah cukup belum menjadikan kegiatan budidaya perikanan ikan gurame sebagai pekerjaan utama para pembudidaya, namun masih sebagai pekerjaan sampingan dengan anggapan bahwa keuntungan yang didapatkan masih sedikit.

Keywords

penyuluhan perikanan; sumber daya alam; sumberdaya manusia; usaha perikanan

Full Text:

PDF

References

Akbar, Ali. 2017. “Peran Intensifikasi Mina Padi Dalam Menambah Pendapatan Petani Padi Sawah Digampong Gegarang Kecamatan Jagong Jeget Kabupaten Aceh Tengah.” Jurnal S. Pertanian 1(1):28–38.

Arifin, Syamsul dan Wiwin Kuswinardi. n.d. “Sistem informasi kependudukan guna menunjang pemetaan kemiskinan di kecamatan kepanjen kabupaten malang.” Bimasakti.

Atthina, Nielza dan Lizda Iswari. 2014. “Klasterisasi Data Kesehatan Penduduk untuk Menentukan Rentang Derajat Kesehatan Daerah dengan Metode K-Means.” Hal. B-52-B-59 in Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) Yogyakarta,.

BPS. 2016. “Statistik Sumberdaya Laut dan Pesisir.” 106.

Cahyaningrum, Wuri dan Kadarwan Soewardi. 2014. “Arahan Spasial Pengembangan Mina Padi Berbasis Kesesuaian Lahan Dan Analisis A ’ Wot Di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.” Majalah Ilmiah Globe 16(1):77–88.

Darwita, Nisfi, Sopiyan Danapraja, dan Ani Leilani. 2018. “Hubungan Karakteristik Pembudidaya Ikan terhadap Adopsi Inovasi Pakan Alami Ikan di Kecamatan Darmaraja Kabupaten Sumedang.” JPPIK 12(3):189–95.

Haryanto, Agus. 2015. “Faktor Geografis dan Konsepsi Peran Nasional sebagai Sumber Politik Luar Negeri Indonesia.” Jurnal Hubungan Internasional 4(2):136–47.

Irawan, Bambang dan Tri Pranadji. 2002. “Pemberdayaan lahan kering untuk pengembangan agribisnis berkelanjutan.” FEA 20(2):60–76.

Masri, Amiruddin. 2017. “Pendidikan Anak Nelayan Pesisir Pantai Donggala.” Asian Journal of Environment, History and Heritage 1(September):223–27.

Mayudin, Arif dan Romi Susanti. 2011. “Pengelolaan Sistem Masyarakat Nelayan dalam Rangka Pembangunan Perikanan di Indonesia.” BIOEDUKASI (Jurnal Pendidikan Biologi) 3(1).

Permatasari, Ane. 2014. “Otonomi Khusus Daerah Masalah Perbatasan.” Jurnal Media Hukum 21(2):225–40.

PPN/Bappenas, Kementerian. 2017. “Pemanfaatan Demografi Indonesia Di Sektor Kepariwisataan, Kebaharian, dan Ekonomi Kreatif.”

Pramudiyanti, Riszky dan Ankiq S. Taofiqurohman. 2011. “Penentuan Kawasan Jenis Usaha Budidaya Perikanan di Kabupaten Bandung dengan Menggunakan Data Spasial.” Jurnal Akuatika 2(2):98–106.

Probosiwi, Ratih. 2015. “Perempuan dan Perannya dalam Pembangunan Kesejahteraan Sosial.” Jurnal Kajian Ilmu Administrasi Negara 3(1):41–56.

Puspitasari, Devi. 2018. “Kajian Kesesuaian Kualitas Air untuk Budidaya Ikan Gurame di Desa Ngranti Kecamatan Boyolangu Kabupaten Tulungagung.” Swara Bhumi 5(9):1–7.

Riwantoko, Mardheka Ndaru dan Abdur Rofi. 2013. “Karakteristik Demografi, Sosial, Dan Ekonomi Serta Pola Pendapatan Usaha Perdagangan Di Sepanjang Jalan Jogja-Solo Kabupaten Klaten.” Jurnal Bumi Indonesia, 2013, 2. 2(1):77–86.

Satria, Ishak Husin, dan Primadina. 2016. “Sistem Informasi Rekapitulasi Data Penduduk Sebagai Pendukung Ketertiban Administrasi Penduduk.” BINA INSANI ICT JOURNAL 3(1):99–106.

Shafitri, Nensyana dan Permana Ari Soejarwo. 2017. “Potential and Opportunity of Fishery Development in Anambas Islands District.” J. Kebijakan Sosek KP 7(2):143–57.

Syamsuri, Aulia Ikhsan, M. Wahyu Alfian, Vivaldy Phaza Muharta, dan Akhmad Taufiq Mukti. 2017. “Teknik Pembesaran Ikan Nilem (Osteochilus hasselti) di Balai Pengembangan dan Pemacuan Stok Ikan Gurame dan Nilem (Bppsign) Tasikmalaya, Jawa Barat.” Journal of Aquaculture and Fish Health 7(2):3–8.

Tjiptoherijanto, Prijono. 2001. “Proyeksi Penduduk, Angkatan Kerja, Tenaga Kerja, dan Peran Serikat Pekerja dalam Peningkatan Kesejahteraan.” Majalah Perencanaan Pembangunan edisi 23, 1–10.

Wantah, Edwin. 2017. “Pemberdayaan Nelayan Berbasis Pendidikan Ekonomi Dan Potensi Pesisir di Kabupaten Minahasa Utara.” Jurnal Teori dan Praksis Pembelajaran IPS 2(2):43–51.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.